Rabu, 14 Maret 2018

Engkaulah
Perisaiku yang gagah
Penampung cuitan desah
Penawar keluh kesah

Meski raut menampakkan lelah
Tetap kau sempatkan petuah
Tak tega melihatku susah
Buah hatimu yang selalu lemah

Pagi sudah membuat duka
Siang berlalu tanpa berita
Sore terkapar manja
Malam kuakhiri dengan derita

Ketika celaka berbuat salah
Memaksaku bertindak gegabah Obat manjur kutelan mentah
Tangis kerap iringi langkah

Bebal selalu datang menyerta
Muak mungkin kau enyahkan rasa
Saat hati gundah gulana
Bejibun siksa malah kubawa

Resah
Marah
Serapah
Kalah

Luka makin menganga
Cemas mencengkeram raga
Lupa lapang dada
Makin menderita

Tapi manis datang berbuah
Ketika sadar terlihat indah
Terurai menjadi kisah
Bersejarah

Perkasa
Setia
Bersahaja
Iba

Setiap celah
Selalu terpilah
Terlampau mudah
Terampunilah

Curahkan setulus cinta
Maafkan segala dosa
Doakan setiap cita
Selalu tanpa diminta

Ayah









2 komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates