Selasa, 06 Maret 2018

"Kamu udah nulis sampai mana?"

Ngeklik grup whatsapp langsung merasa kepergok dengan kalimat ini. Begitu ngena di hati. Sedikit tapi nyelekit. Tertusuk tapi tak sakit. Hehe

Kalimat-kalimat seperti inilah yang terasa  berhasil membuat move on.  Apalagi datangnya dari para mastah yang sudah punya banyak karya. Menggugah selera. Sampai  coretan ini kupaksa ada.

Penasaran kan siapa yang secara sengaja mau menyempatkan diri menuliskan kalimat itu, lebih tepatnya mau berbagi ilmu kepenulisan secara cuma-cuma di grup whatsapp non fiksi besutan ODOP dimana saya sedang bergabung disana.

Beliau adalah satu dari beberapa senior grup one day one post  berpengalaman yang masih sudi berbagi ilmu kepenulisan kepada para anggota disela rutinitas kesibukannya. Yang tetiba mau menyesatkan diri pada grup ini ditengah-tengah keramaian diskusi pada grup kepenulisan lainnya.

Beliau adalah Bapak Dlover Heru Widayanto, yang lebih ngetrend dipanggil Cak Heru. Sependek pengetahuan saya, beliau adalah alumni ODOP batch 1 yang pernah menjabat sebagai ketua ODOP di tahun 2017.
Tidak banyak yang saya tahu tentang Cak Heru, hanya saja ada sebuah ciri khas yang teringat dari karya tulisan yang sering dibagikan ke grup odop, yaitu tentang perwayangan.

Kegigihannya untuk mengingatkan kembali para pembaca akan kekayaan sejarah Indonesia, terlebih tanah jawa. Dengan bahasa yang begitu apik sering terungkap sejarah kebudayaan Indonesia dengan sumber data yang jarang diragukan lagi kebenarannya, sekalipun itu tulisan fiksi.
Tersebab apa yang  dituliskan telah melalui proses pencarian data sedetail mungkin. Keterangan seperti ini sering dilontarkan sebelum tulisan terpublikasikan.

Nah, malam ini Cak Heru tetiba muncul sambil menanyakan bagaimana kabar tulisan para anggota, yang berujung pada diskusi seru terkait ide pembuatan novel solo.

Berawal dari laporan Kak Nova (pembina grup non fiksi) terkait perkembangan editing naskah antologi para anggota grup  yang sudah hampir selesai, terjadilah percakapan ini.

"Setelah antologi ODOP4 ini selesai, project selanjutnya adalah buku solo. Siapkan stamina, gaess" celetuk Cak Heru

"Wow, belum siap, masih butuh banyak materi tentang PUEBI" timpalku.

"Banyakin nulis, endapkan, contek KBBI, edit, endapin lagi. Begitu seterusnya" nasehat Cak Heru.

"Nah, jangan terlalu banyak materi tapi nggak mau praktik. Nggak mau banyak nulis." Seru Kak Nova.

"Setuju, make a perfect" sambung Kak Irai.

Aku yang sedari tadi menyimak tetiba merasa sesak membacanya. Ingat kalau sudah terlalu lama tak mempraktikkan ODOP lagi. Terlampau berleha-leha.

"Ayuk praktik.
Malam ini juga.
Saya juga mulai nyicil lanjutin novel nich
Sampean semua juga harus!" Tegur Cak Heru.

"Laksanakan" seruku.

"InsyaÀllah. Tahun ini 2 novel sekaligus, kemaruk" Imbuhnya.

"Langkah pertama bikin buku solo apa ya kang?"

"Ide" Jawabnya.

"Mikir apa yg mau dijadikan tema buku, salah satunya." Tambah Kak Irai.

"Bagi tips dong Cak memulai nulis  agar tidak males"

"Novel saya sempat mandeg jleg. Semangat nuntasin ini muncul paska kopdar akbar. Jadi, terkadang kita memang butuh refreshing untuk memperbarui mood." Terang Cak Heru.

"Selain refreshing, salah satunya harus ada tantangan.
Menantang diri sendiri
Beri target sendiri
Ukur kemampuan sendiri
Saya pernah nimbrung di kelasnya Pak Isa Alamsyah tentang tips menulis novel minimal 1 buku setahun.
Ini bisa juga diadopsi menulis buku lainnya.
Kalau grup kita ini bernama One Day One Post, maka beliau menyarankan One Day One Page.
Iya, gak usah muluk-muluk dulu. Sehari satu halaman saja.
Jika konsisten, dalam setahun tulisan kita sudah mencapai 365 halaman.
Sudah jadi buku dengan ukuran tebal tuch.
Http://dloverheruwidayanto.blogspot.co.id/2017/10/cara-mudah-menulis-novel-bagi-pemula.html
Baca ini deh
Oh ya, itu just for newbie
Kalau para mastah, udah pada nglonthog!.
Tips itu, bisa juga diadopsi ke buku non fiksi." Jelasnya kemudian.

Berbinar-binar mata membaca tips singkat tersebut.
Sampai muncullah pernyataan di awal tulisan ini yang membuatku tetiba ingin berhenti sebentar menyimak diskusi untuk kemudian membagikannya disini. Semoga bermanfaat.

Terima kasih kepada para pembina ODOP4 yang selalu memotivasi saya untuk terus berkarya.

4 komentar

Makasih dibocorin kelas nf. Mantap cak heru. Syukur kemarin bisa sua kopdar.

REPLY

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates