Kamis, 04 Januari 2018

Bismillaah

Ditantang membuat resensi tentang buku dan film di akhir minggu kelas non fiksi grup  one day one post batch4 menjadi hal yang cukup membingungkan bagi saya.  Sepertinya ini adalah efek kurangnya latihan yang saya lakukan dalam hal tulis menulis meskipun saat sekolah dulu pernah dapat materi tentang resensi dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Ah, beginilah efek kalau sistem sekolah cuma kognitif minded. Tapi mungkin inilah suratan takdir saya agar mau terus belajar di masa pasca sekolah, hehe.
Kali ini saya ingin mencoba memenuhi tantangan membuat resensi buku fiksi. Sebenarnya banyak novel yang pernah saya baca dulu waktu sekolah, namun apalah daya saya telah lupa bagaimana unusr instrinsik maupun ekstrinsik novel tersebut, karena dulu saat membaca tidak ada inisiatif untuk menulis.
Dikarenakan  waktu membaca yang kurang, saya memutuskan untuk membaca sebuah buku fiksi tipis yang dipinjam dari perpustakaan sebuah sekolah dasar tempat dimana tetangga kecil saya menuntut ilmu, dia pinjam buku ini untuk mengisi libur panjang semester ganjil.
Judul buku       :Abunawas Mengecoh Raja
Penyusun         :MB.Rahimsyah
Penerbit           :Putra Jaya Surabaya
Bahasa             :Indonesia
Genre               :Humoris
Hal                   :32
Sampul depan  :Soft Cover
ISBN                :-

Buku ini menceritakan tentang dongeng kecerdikan seorang Abu Nawas yang ditulis berasal dari Persia. Tujuh dongeng yang terdapat dalam buku ini kemungkinan di ambil dari cerita-cerita seribu satu malam yang digemari oleh banyak orang. Abu nawas dalam cerita ini mengalami aneka persoalan dan kejadian bersama raja dan masyarakat sekitarnya, karena akalnya yang cerdik akhirnya ia dapat menyelesaikan masalah-masalah  itu. Di bagian sampul belakang juga disebutkan bagaimana kecerdikan Abu Nawas membalas perbuatan raja yang semena-mena. Tersampaikan juga harapan penulis agar setelah membaca buku ini, para teman pembaca bisa mengambil banyak hikmah dan pelajaran.


Sekilas buku ini terlihat menarik untuk anak-anak sebab di setiap cerita ada gambar ilustrasi berwarna yang mendukung isi cerita. Ukuran buku A5 tipis membuat ringan pembaca saat memegangnya. Cerita humor yang disajikan menggunakan bahasa ringan yang mudah dimengerti anak.

Namun, terlihat lebih banyak kekurangan dengan buku ini apalagi untuk bahan bacaan anak usia sekolah dasar.

Miris saat melihat judul yang terpampang disertai ilustrasi seorang lelaki membawa kantong sambil tertawa dihadapan seorang lelaki yang sedang geram memandangnya. Mungkin tetanggaku memilih buku ini karena merasa sesuai dengan usianya, entah dengan pendampingan sang guru atau tidak saat pemilihan.

Kemirisan berlanjut saa melihat daftar isi cerita. Hanya tujuh saja judul yang diceritakan, namun dari judul itu saja saya merasa kalau buku ini kurang layak dibaca anak usia sekolah dasar. Bagaimana tidak? Kata-kata yang dipilih untuk judul itu seakan-akan mengajak anak unutk berlaku jahil. 
  • 1.      Berak di Tempat Tidur
  • 2.      Aku Sudah Tahu
  • 3.      Lebih Suka Masuk Penjara
  • 4.      Licik Dibalas Licik
  • 5.      Membalas Perbuatan Raja
  • 6.      Mengecoh Raja
  • 7.      Debat Kusir Tentang Ayam
Meskipun begitu, saya tetap bertekad untuk melanjutkan bacaan sampai tamat sebagai bahan berdiskusi dengan orangtua si empu buku ini.

Memasuki judul pertama, diceritakan bahwa Abu Nawas didatangi oleh pengawal raja yang diberi titah untuk berak di tempat tidur Abu Nawas, namun akhirnya mereka malah mendapat kesengsaraan akibat termakan silat lidah si Abu Nawas ini, malah dia yang mendapat hadiah dari raja.

Lanjut ke cerita kedua, disini tersampaikan bahwa Abu Nawas lagi-lagi mengecoh raja dengan berpura-pura menjadi gila ketika ayahnya yang seorang kadi baru saja meninggal. Di akhir kisah dinyatakan kenapa alasan Abu Nawas berpura-pura.
Terus berlanjut ke cerita-cerita berikutnya sampai dengan akhir. Pada intinya buku ini menceritakan bagaimana cara Abu Nawas membuat oranglain terkecoh sehingga dia bisa mendapatkan hadiah maupun kepuasan lainnya.

Setelah membaca buku ini, saya mempunyai beberapa catatan yang mungkin kurang disadari oleh sebagian orangtua maupun guru dalam memilihkan buku bacaan yang layak untuk anak.

1.      Pilih buku cerita berkualitas

Cerita yang berkualitas diharapkan mampu menambah akhlak dan kosakata terbaik untuk anak. Jangan hanya karena murah langsung main ambil buku seenaknya, sebab ternyata banyak buku yang tidak sesuai standar.

2.      Dampingi anak saat membaca

Kadang si anak masih kesulitan memahami hikmah cerita yang dibaca. Bantu anak memahami dengan benar maksud dari cerita yang dibaca, atau kalaupun dia sudah paham coba pancing pertanyaan untuk menguji pengetahuannya. Apalagi ketika buku yang dipilih anak ternyata tidak memenuhi standar.

Wallahu ‘alam bi shawab

#onedayonepost
#nonfiksi
#resensibukufiksi

5 komentar

Abunawas...legenda cerita zaman anak-anak..

REPLY

Anak ku masih tahap membaca gambar jadi ya kalo banyak tulisan belum suka pilih buku tersebut.

REPLY

Saya suka baca cerita abu nawas lucu dan cerdik

REPLY

Cerita zaman dulu ini. Tapi entah kenapa saya agak gimana gitu sama lelucon ala abu nawas

REPLY

Masih Bingung Bossku Cari BO Poker Yang Aman & Terpercaya ???
Ingin Kemenangan langsung dibayar secepat kilat , Tanpa Ribet ?
JACKPOT langsung dibayar secepat kilat
Ayo Langsung saja Yuk Gabung d website kami

Dengan Server IDNPLAY Situs Taruhan Judi poker RECOMMENDED Banget Nii Guys ^_^ !!!
Paling Aman & Terpercaya Di Indonesia
MEJAONLINE*.INFO (BINTANG NYA DI HAPUS ^_^ )

Daftar & Gabung Bersama Kami Sekarang Juga di MEJAONLINE
Dapatkan Promo Bonus Dari Kami :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER UP TO Rp. 50,000
2. BONUS ROLLINGAN 0.4 % SETIAP HARI SENIN
3. BONUS REFFERAL 20 % SETIAP HARI KAMIS

Tunggu apalagi boss? AYO DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG !
Link Resmi :
MEJAONLINE*.INFO (BINTANG NYA DI HAPUS ^_^ )

^_^ DI TUNGGU KEHADIRANNYA ^_^
📲 WA : +85516798223

Poker Online Tercepat
Poker Online Terbaik
Ceme Online
Domino QQ
Poker Online Indonesia

REPLY

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates