Jumat, 15 Desember 2017

Segala puja puji hanya milik Allah subhanahu wa ta'ala.
Tak disangka, kedua tantangan di minggu pertama dari grup whatsapp Non Fiksi ODOP4 telah tertuliskan, sekarang saatnya kutuliskan tantangan terakhirnya yaitu tentang resolusi cita-cita di tahun 2018.
.
.
.
Menulis tentang  cita-cita, aku jadi teringat masa Sekolah Dasar dulu saat pertama kali disodori lembar biodata oleh teman-temanku dikala kelas tiga. Aku yang belum pernah mendapatkan lembar seperti itu sebelumnya dengan antusias mengisi setiap kolom yang disediakan. Mulai dari nama lengkap sampai makanan favorit pun dipertanyakan. Seandainya aku 'sepintar' sekarang bakal kutanya mereka "wani piro?". Hehehe

Selain data paten di kartu keluarga, isian untuk pertanyaan dalam biodata itupun selalu berganti sesuai situasi dan kondisi, termasuk pertanyaan tentang cita-cita. Entah, profesi apa yang belum kucantumkan kedalam biodata semacam itu, hampir semua profesi yang pernah dikenalkan guru taman kanak-kanak sudah pernah kutuliskan.
Dan pada kenyataannya sekarang, hampir sebagian besar profesi itu telah kugapai, Masyaallah. Kok bisa?
Pasti penasaran kan?
Tenang, begini penjelasannya :
Alhamdulillah di tahun 2014 aku diterima menjadi fasilitator di salah satu yayasan sekolah dekat rumah, hanya selang tiga hari dari pengajuan surat lamaran. Nah, disinilah aku bisa mewujudkan cita-cita yang pernah kutulis dalam lembar biodata ala anak sekolah dasar tadi. Aku bisa berperan sebagai penyanyi, polisi, dokter, bahkan presiden sekalipun. Akupun sering mendapatkan bonus  berkeliling menjelajahi potensi kekayaan daerah layaknya pemandu acara my trip my adventure. Bagaimana, menyenangkan bukan?
Cita-cita mulia sumber pencetak segala profesi sedikit banyak telah terwujud.

Sambil menyelam minum air.
.
.
.
Kembali ke resolusi.
Resolusi cita-citaku paling utama adalah wafat khusnul khatimah, dalam keadaan iman dan islam, terus memohon  nikmat syahid di jalanNya.

"Sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat, tidaklah seorang hamba meng­ucapkannya ketika hendak meninggal melainkan warnanya akan menyinarinya (dia akan tampak cerah) dan Alloh melepaskan kesusahannya"
Tholhah berkata, "Maka 'Umar berkata, 'Sesungguhnya aku mengetahui kalimat itu!' Tholhah berkata, 'Kalimat apakah itu?' 'Umar berkata, 'Tahukah engkau satu kalimat yang lebih agung dari kalimat yang beliau perintahkan kepada pamanmu ketika hendak mening­gal adalah: Laa ilaaha illallah.' Tholhah berkata, 'Engkau benar, demi Alloh itu­lah kalimat tersebut.'" Diriwayatkan oleh Imam Ahmad

ﻳﺎ ﻣﻘﻠﺐ ﺍﻟﻘﻠﻮﺏ ﺛﺒﺖ ﻗﻠﻮﺑﻨﺎ ﻋﻠﻰ ﺩﻳﻨﻚ

Wahai Pembolak balik hati, tetapkanlah hati kami dalam agama-Mu. Aamiin.

Jikalau Allah menakdirkan hidupku berlanjut sampai di tahun 2018 lebih-lebih berlanjut ke tahun berikutnya , resolusi yang terselip dalam doa adalah bisa  menunaikan ibadah haji umrah ke tanah suci. Kun fayakuun, karena sebenarnya hidup didunia ini penuh dengan Kun Fayakuun dari Allah subhanahu wa ta'ala.
Tapi  terkadang karena lemahnya iman  sehingga ada rasa  kurang yakin dalam hati ini, lebih sering “menuhankan” manusia atau uang, astaghfirullah.

إِنَّمَا أَمْرُهٗ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا ۖ أَنْ يَّقُوْلَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ ٨٢

Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.

-Surat Ya-Sin, Ayat 82

Lebih spesifik lagi, karena aku sekarang sedang menempuh masa kuliah semester akhir, kumohonkan doa agar selalu mendapatkan ilmu yang bermanfaat dengan bonus nilai grade tinggi dan lulus tepat waktu. Resolusi yang satu ini semata untuk membuat bahagia kedua orangtuaku yang telah susah payah mengupayakan agar anandanya bisa menamatkan pendidikan sarjana.
Dari Abdullah bin ’Amru radhiallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ“

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua” (Hasan. at-Tirmidzi : 1899,  HR. al-Hakim : 7249, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabiir : 14368, al-Bazzar : 2394).

Inilah beberapa resolusi yang bisa kutuliskan saat ini. Semoga Allah memudahkan.

#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusi2018

2 komentar

Semoga segera lulus dg nilai cumlaude ya mbak
Sukses untuk resolusinya

REPLY

Aamiin terimakasih kak

REPLY

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates