Rabu, 13 Desember 2017

"Assalamu'alaikum
Semangat pagi semuaaa ...
Maaf pije baru online nih.
Hari ini kelas non fiksi resmi dimulai ya. Jangan lupa tantangan minggu ini.
3 tulisan resolusi 2018 ( resolusi sehat, resolusi gaya hidup dan resolusi cita-cita)...
." Celetuk Kak Nova di grup Non Fiksi ODOP 4 pada Senin pagi itu.

Celetukan ini menambah daftar panjang keramaian aktivitas whatsapp yang harus tuntas kubaca beserta tetek bengeknya pastinya. Tapi, aku menyukainya (iyalah kalau ga suka tinggal keluar grup saja, eh).


Alhamdulillaah, sekedar berbagi kabar gembira kalau  ternyata aku diluluskan untuk mengikuti kelas lanjutan grup ODOP Batch 4 setelah mengikuti masa tantangan kurang lebih selama dua bulan sepuluh hari. Semoga apa yang telah kuperoleh barakah. Aamiin
 
Selanjutnya, para penyelenggara memberikan dua pilihan kelas lanjutan, yaitu kelas fiksi dan non fiksi. Atas nasehat dari para senior, kuputuskan untuk bergabung dengan grup non fiksi saja, sebab aku merasa lebih bahagia jika berada disana. Hehe 

Kembali ke tantangan pekan pertama di grup non fiksi, aku masih belum paham apa arti resolusi yang dimaksud?. Kutahu kata resolusi itu pada pengaturan kamera handphone yang  menunjukkan ukuran dari besar kecilnya pixel, semakin tinggi resolusi semakin kecil ukuran pixel dan sebaliknya semakin rendah resolusi semakin besar ukuran pixelnya. Setelah coba googling kamus KBBI, baru kutahu maksud resolusi yang diinginkan tantangan tersebut. Resolusi/re·so·lu·si/ /résolusi/ n : putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.

Setelah coba membaca contoh karya tentang resolusi teman-teman segrup yang rajin mengerjakan,  sedikit banyak kupaham apa inti tantangan ini.
Nah, semoga apa yang akan kuuraikan nantinya diterima sebagai setoran tantangan.
Bismillaah
Kali pertama kucoba menjawab tantangan tentang resolusi sehat 2018.


Sehat merupakan kata yang nyaman didengar telinga jika mengetahui  apa itu artinya. Menurut KBBI  sehat/ se·hat /séhat/ a 1 baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit); waras: sampai tua ia tetap -- karena rajin berolahraga; 2(yang) mendatangkan kebaikan pada badan: makanan dan lingkungan yang -- diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak; 3 sembuh dari sakit: dokter yang merawatnya menyatakan ia telah -- dan boleh pulang segera; 4 ki baik dan normal (tentang pikiran); 5 boleh dipercaya atau masuk akal (tentang pendapat, usul, alasan, dan sebagainya); 6 berjalan dengan baik atau sebagaimana mestinya (tentang keadaan keuangan, ekonomi, dan sebagainya); 7 dijalankan dengan hati-hati dan baik-baik (tentang politik dan sebagainya);
-- akal waras; tidak gila;
-- dan afiat sehat walalfiat;
-- pikiran sehat akal;
-- walafiat sehat dan kuat; benar-benar sehat;

Setiap manusia pasti ingin sehat sepanjang kehidupannya, namun sudah menjadi takdir kehidupan dunia itu saling berpasangan. Begitupun dengan kata sehat  yang mempunyai pasangan kata sakit.

الَّذِي خَلَقَنِي فَهُوَ يَهْدِينِ (٧٨) وَالَّذِي هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ (٧٩) وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ (٨٠) وَالَّذِي يُمِيتُنِي ثُمَّ يُحْيِينِ (٧۱) وَالَّذِي أَطْمَعُ أَن يَغْفِرَ لِي خَطِيئَتِي يَوْمَ الدِّينِ (٨۲)
(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakaku, maka Dialah yang memberi petunjuk kepadaku. Dan Tuhanku, yang Dia memberi makan dan minum kepadaku. Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku. Dan yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkanku (kembali). Dan yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat”. (QS asy-Syu’arâ’ 26: 78-82)
Sebagai rasa syukur atas nikmat sehat yang diterima, sudah sepatutnya kuselalu menjaga  kesehatan agar tetap menjadi nikmat indah dalam kehidupan yang sebentar ini.
  
Seperti artikel sebelumnya, fisik dan psikis merupakan  dua point penting untuk menjaga ketahanan tubuh tetap sehat.

Dalam dua hal ini, insyaallah resolusiku selanjutnya adalah terus mencoba meneladani bagaimana cara hidup sehat ala Rasulullah shallaallahu 'alaihi wasallam.
Sesuai dengan firman Allah:
 Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Al-Ahzab 33:21)


Dalam menjaga kesehatan fisik, Rasulullah telah memberikan contoh terbaik  bagaimana cara melakukannya, diantaranya:

1. Makan yang halal dan baik
Rasulullah shallaallahu 'alaihi wasallam hanya memakan makanan yang halal, baik, dan tidak berlebihan. Mulai dari cara memperolehnya hingga cara mengonsumsinya semua sudah dicontohkan dengan sempurna. 
Dari Abu Hurairah radhiallaahu anhu ia berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sama sekali tidak pernah mencela makanan. Beliau akan memakannya bila suka, bila tidak, beliau akan membiarkannya.” (Muttafaq ‘alaih)

2. Rajin Olahraga
Olahraga bertujuan untuk menjadikan manusia sehat dan kuat. Dalam Islam, sehat dipandang sebagai nikmat kedua terbaik setelah Iman. Selain itu, banyak ibadah dalam Islam membutuhkan tubuh yang kuat seperti shalat, puasa, haji, dan juga jihad. Bahkan Allah sebetulnya menyukai mukmin yang kuat. Oleh karena itu, olahraga itu perlu. Dari Abu Hurairah RA. bahwa Rasulullah  bersabda “Orang mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mu’min yang lemah”.
Tiga jenis olah raga yang dianjurkan Rasulullah  itu dapat dianggap sebagai sumber dari semua jenis olah raga yang ada pada zaman sekarang. Sebagaimana Sabda Rasulullah  “Ajarkan putera-puteramu berenang dan memanah.” (HR. Ath-Thahawi). “Berlari-lari kecillah kamu” (HR Bukhari). 

3. Melakukan Sunnah lainnya
Selain makan dan olahraga ,  Rasulullah juga mengajarkan kita akan kebiasaan baik guna menjaga nikmat sehat fisik, misal senantiasa  menjaga kebersihan, juga mencegah penyakit dengan berbekam
Rasulullah bersabda:
“Kesembuhan dapat diperoleh dengan tiga cara: pertama dengan meminum madu (dengan obat herbal), kedua dengan berbekam/hijamah, dan ketiga dengan (terapi) besi panas. Dan aku tidak menganjurkan umatku untuk melakukan pengobatan dengan besi panas.” (HR. Bukhori).

Selanjutnya dalam menjaga kesehatan psikis,  Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam pernah bersabda :
"Ada segumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk."
Itulah qalbu
Bila qalbu sakit akan lebih mudah berdampak pada tubuh.
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, stroke, sakit jantung, baru diobati, namun obatnya pun hanya difisiknya saja, diatasi dengan operasi, obat herbal, bertahun-tahun bahkan seumur hidup kemoterapi maupun radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.
Tapi akar masalahnya tidak diatasi.
Akar masalahnya adalah qalbu yang sakit dan semakin rusak.
Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh.
Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress, jiwa tak tenang.
Agar terhindar dari itu semua, patutlah kita terapkan bagaimana
Ibrahim Al Khowash berkata tentang  obat qalbu yang ada lima perkara:
1. Membaca Al Qur’an dan tadabbur (merenungkannya)
2. Rajin mengosongkan perut (dengan gemar berpuasa)
3. Mendirikan shalat malam (shalat tahajjud)
4. Merendahkan diri di hadapan Allah (dengan do’a dan dzikir) terutama di akhir malam (waktu sahur)
5. Bermajelis (bergaul) dengan orang-orang sholeh
(At Tibyan fii Adabi Hamalatil Qur’an karya Imam Nawawi, hal. 87) 

Wallahu 'alam bi shawab
 
#onedayonepost
#nonfiksi
#resolusi2018

2 komentar

Resolusi sehatnya Zila untuk tahun 2018, jadinya apa aja nih ^^

REPLY

Terus mencoba meneladaninya semua itu kak hehe kurang spesifik yah

REPLY

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates