Minggu, 01 Oktober 2017

Bismillaah
Tidak ada hari tanpa belajar, itulah motto yang insyaallah  berusaha Saya terapkan sepanjang hidup ini , karena pentingnya belajar dan menuntut ilmu sudah sangat jelas diterangkan ALLAH SWT dan telah dituangkan dalam Al-Quran surat Al Mujadalah sebagai berikut
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُُُ
Allah  akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11)
Apalagi sekarang jaman sudah canggih, belajar tidak melulu dari kajian tatapmuka, kajian via online pun banyak dilakukan. Terlepas dari pro-kontra yang ada, Saya berusaha mengambil sisi kebermanfaatan forum online tersebut, semoga Allah meridhoi.
Seperti biasa, malam ini Saya menyimak salahsatu kajian online via grup whatsapp, kajian malam ini dibimbing oleh Ustadzah Farah yang membahas tentang "Penyakit Jiwa itu suka mengeluh".
.
.
.
Bismillah
Dengan menyebut nama Allah
Allah...
Allah...
Allah lagi..
MasyaAllah..
Al-Qur’an mengisyaratkan bahwa manusia adalah makhluk yang sering berkeluh kesah.
Ia akan terus mengeluh kekurangan dan permasalahan yang sedang ia hadapi.
Mengeluh adalah perwujudan dari rasa tidak puas, diperlakukan tidak adil, tidak ikhlas menerima sebuah ketentuan yang terjadi, baik dari segi materi dan non materi.
Menyalahkan oranglain, mengumpat,  mencaci,  menghardik bahkan sampai berfikir allah tidak adil. Naudzubillah
Istri menyalahkan suami... Bla bla bla...
Suami menyalahlan istri...bla.. Bla.. Bla..
Tanpa kita sadari SIKAP KITA terkadang diri kita sendiri pun menjadi penyebab orang lain mengeluh.
MENGELUH adalah  penyakit orang yang tak pandai bersyukur..
Allah berfirman dalam QS An-nahl : 18, artinya :
“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya.”
Semua MATI RASA JADINYA SAAT MENGELUH.
Ketika seseorang HANYUT dalam keluhan, panca indranya pun tak mampu lagi memainkan peranannya untuk melihat, mendengar, mencium dan merasakan NIKMAT yang BERTEBARAN diberikan oleh Allah, karena panca indranya MATI. Hatinya panas, pikiran panas dan tak tenang.
Itulah sifat manusia yang selalu mempunyai keinginan yang tidak terbatas dan TIDAK PERNAH PUAS atas pemberian Allah
MARUK,  SERAKAH,... SEAKAN AKAN DIRI PALING MENDERITA SEDUNIA... NAUDZUBILLAH
Bagaikan KATAK DALAM TEMPURUNG.
TIDAK MELIHAT PENDERITAAN ORANG LAIN yang JAUH JAUH JAUH LEBIH BERAT DARIPADA KITA.
“Ya Allah! Masukkanlah aku dalam golongan yang sedikit.
Kenapa kita memohon seperti  ini pada Allah?
Mengapa engkau berdoa sedemikian rupa (Ya Allah! masukkanlah aku dalam golongan yang sedikit), apakah tidak ada permohonan lain yang engkau mohonkan kepada Allah?”
Bacalah doa itu karena takut dengan penjelasan Allah dalam surah Al-A’raaf ayat 10, yang artinya: ‘Sesungguhnya Kami (Allah) telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber/jalan) penghidupan.
(Tetapi) amat SEDIKITLAH kamu bersyukur’.
mohon agar Allah memasukkan kita dalam golongan yang sedikit, (lantaran) terlalu sedikit orang yang tahu bersyukur kepada Allah.
Jika ingin mengeluh, mengeluhlah hanya kepada Allah.... Adukan semua keluhanmu
Sesungguhnya aku mengeluhkan keadaanku dan kesedihanku hanya kepada Allah,“
(QS. Yusuf : 86)
Jangan umbar kesedihan, kemesraan,  keluhan di hadapan manusia.. Apalagi di medsos... Cukuplah pada allah
Cukup pada Allah, karena sesungguhnya semua kejadian sudah menjadi sebuah ketentuan-Nya dan hanya Dia-lah sebaik-baik PEMBERI SOLUSI.
Mengeluh dalam soal ibadah tidaklah mengapa, agar menjadi motivasi buat yg lain...
Contoh... Bagaimana ya biar bisa rajin sholat malam... Bawaan males nih...
Nah... Ini butuh saran dan masukan dari saudara seiman.
surat Al-Baqarah: 148, “…Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada..”.
Hidup PASTI ADA BANYAK YG TIDAK SESUAI DENGAN MAUNYA KITA... PASTI BANYAK
percuma dilawan... Malah akan semakin stres kan , karena ana pun pernah merasakan...
Ingin ini...
Taunya itu...
Mau apa kita?
Nangis bombay, sampai jedotin kepala ditembok juga tidak akan merubah keadaan kan?
Ambil wudhu,  sholat,  menangislah... Hamba ikhlas yaa Rabb... Hamba ridho...
Bimbing hamba selalu di jalanMu yg lurus
Intinya....
Saat diri merasa paling menderita... Lihatlah sekeliling kita.. Banyak yg lebih menderita dari diri kita.
Seringlah bergaul dengan fakir miskin,  agar melembutkan hati.
Belailah anak yatim... Dan rasakan mereka sangat butuh belaian mu
Mereka tersenyum.
Walau mereka tidak tau bisa makan atau tidak esok hari.
Lah kita....?
Berkutat dengan setan jin yang masuk karena dosa dosa sendiri,masih sibuk dengan rasa was-was?
Bergaullah dengan anak yatim... Belailah mereka
Berilah makan mereka dengan tanganmu. Suapi langsung dari tanganmu.
Rasakan nikmat Allah.
Mengalir hangat di qolbumu.
Belanjalah dengan nenek-nenek tua atau bapak tua yg tidak mengeluh dengan mengemis. Belanja tanpa menawar,  dan berikanlah lebih nya.
Rasakan kebahagiaan mereka,  senyum mereka... MasyaAllah
Jadilah orang yg berguna untuk orang lain. Jadi tanah lebih baik, bermanfaat untuk oranglain.
Daripada menjadi emas hanya berkilau untuk diri sendiri
: Tidak perlu  dikenal di dunia.
Lebih baik dikenal di langit. Biarlah malaikat yg mengenal kita. Tidaklah penting penilaian manusia, jalani hidup ini untuk membuat orang lain tersenyum, masyaAllah rasanya.
.
.
.
Wallahu 'alam bi showab
Alhamdulillaah semoga bermanfaat

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates