Rabu, 11 Oktober 2017

Guru  Kreatif
Guru adalah orang yang paling mengetahui kondisi dan permasalahan belajar yang dihadapi oleh para peserta
didiknya karena hampir setiap hari berhadapan dengan mereka. Guru kreatif selalu mencari cara bagaimana agar proses belajar mencapai hasil sesuai dengan tujuan, serta berupaya menyesuaikan pola-pola tingkah lakunya dalam mengajar sesuai dengan tuntutan pencapaian tujuan, dengan mempertimbangkan faktor situasi kondisi belajar peserta didik. Kreativitas yang demikian, memungkinkan guru yang bersangkutan menemukan bentuk-bentuk mengajar yang sesuai, terutama dalam memberi bimbingan, rangsangan dorongan, dan arahan agar peserta didik dapat belajar secara efektif. Tumbuhnya kreativitas di kalangan para guru memungkinkan terwujudnya ide perubahan dan upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara terus menerus, dan sesuai dengan situasi dan kondisi lingkungan masyarakat di mana sekolah berada.

Mengapa guru harus professional dan kreatif?
Guru harus professional dalam mengerjakan tugasnya sehari hari. Guru harus berupaya untuk berkreasi  mengembangkan cara-cara menyajikan materi pelajaran yang mudah dipelajari dengan menyiapkan kondisi pembelajaran yang kondusif agar siswa mau dan mudah mengembangkan dan menunjukkan semua kompotensi yang dituntut selama proses pembelajaran. Merujuk pada tujuan pendidikan ini, seorang guru profesional harus memiliki kemampuan untuk menciptakan kondisi agar potensi siswa berkembang menjadi manusia
(1) beriman dan bertaqwa; (2) berahlak mulia; (3) sehat; (4) berilmu; (5) cakap; (6) kreatif; (7) mandiri; (8) menjadi warga negara demokratis; dan (9) menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Guna mengatasi permasalahan-permasalahan dalam meningkatkan profesionalisasi guru yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pemndidikan khususnya proses pembelajaran, diantaranya dapat dilakukan dengan menumbuhkan kreativitas guru. Saat di lapangan gurulah yang menjadi “ujung tombak” dalam penyelenggaraan pendidikan, sehingga sikap dan berfikir kreatif harus dimiliki oleh para guru di sekolah untuk menyiasati keterbatasan yang ada pada siswa, sarana dan prasarana atau sumber belajar.

Kadangkala  sikap kreativitas muncul karena adanya keterbatasan, tuntutan yang mendesak didukung pula oleh adanya berbagai kemampuan yang dimiliki guru, disamping sikap dan minat yang positif tinggi dari guru tersebut pada bidang pekerjaan yang ditekuni, serta kecakapan melaksanakan tugas-tugas.
Kreativitas guru, bisanya diartikan sebagai kemampuan menciptakan sesuatu dalam sistem pendidikan atau proses pembelajaran yang benar-benar baru dan orisinil (asli ciptaan sendiri), atau dapat saja merupakan modifikasi dari berbagai proses pembelajaran yang ada sehingga menghasilkan bentuk baru.

Kreativitas dimulai dari adanya ide kreatif yang kemudian direalisasikan. Sikap kreativitas secara umum dipengaruhi oleh adanya berbagai kemampuan yang dimiliki guru, disamping sikap dan minat yang positif tinggi pada bidang pekerjaan yang ditekuni, serta kecakapan melaksanakan tugas-tugas. Kreatif dalam pembelajaran artinya memiliki kemampuan menciptakan sesuatu (menyiapkan kondisi, metode atau media) untuk suatu proses pembelajaran yang benar-benar baru dan orisinil (asli ciptaan sendiri), atau suatu modifikasi dari berbagai proses pembelajaran yang ada sehingga menghasilkan bentuk baru. Kreatifitas dalam pembelajaran diharapkan tidak saja dapat menciptakan sesuatu yang baru tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang baru, menyenangkan, dan memudahkan proses pembelajaran tersebut sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan efesien.

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates