Selasa, 03 Oktober 2017

Aku tak bisa memilih lahir dimana, dalam kondisi seperti apa, dari keluarga yang mana. Tapi Aku bisa memilih ingin diingat sebagai apa dan siapa saat  mati.
Subhanallah.
Seseorang akan dimatikan sesuai dengan kebiasaan hidupnya, itu peribahasa yang Aku tahu. Artinya, apa yang paling sering kulakukan dalam hidup, itulah nilai kematianku.
Bilamana sebagian besar hidup kuhabiskan untuk mengajar, maka insyaallah Aku akan dikenal sebagai guru saat  mati nanti. Bila kuhabiskan waktu untuk bermain, Aku akan  mati sebagai seorang gamers. Naudzubillahimin dzalik.
Maka silakan perhatikan saja, apa yang paling sering kulakukan semasa hidup?.

Apa yang paling sering kuucapkan, atau apa yang terus kuperjuangkan di sebagian besar waktu kehidupan?
Boleh jadi orang menganggap diriku seorang usahawan, karena  sehari-hari Aku lebih banyak berdagang, maka jangan heran bila Aku lebih diingat sebagai pedagang ketika tiba kematian.
Seharusnya seorang pengemban dakwah disibukkan lebih banyak oleh menyeru manusia pada Islam, bila tidak belajar, bila tidak mengajar, segala tentang kebaikan.
Sekarang kutanyakan pada diri, ingin seperti apa ingatan  oranglain saat Aku sudah tidak lagi ada di dunia?
Apakah hanya diingat-ingat oleh  oranglain saja yang aku inginkan? Apa Aku tidak ingin diingat oleh sang Uswatun Hasanah kelak?
Maka, sudah selayaknya Aku  mempersiapkan diri mulai  sekarang, terus menyibukkan diriku dengannya, hingga jelas bagaimana pandangan tentang  diriku  oleh  orang lain, terutama oleh sang pemberi syafaat nanti.
Dan inilah kekhawatiranku, bila. Aku  mengaku Muslim, sementara lebih banyak menyebut dalil selain Islam, membelanya selain Islam, dan ridhanya juga pada selain Islam.
Bila itu yang terjadi, setelah Aku mati, maka wajar bila kelak ada orang bertanya-tanya, "ini orang Muslim atau bukan sih?", sebab tak ada warna Islam pada diriku.
Pertanyaan itu lebih menyakitkan, bila datang dari anak-anakku.
Aku terus berusaha  memersiapkan diri, sebab labelku tergantung dari apa kesibukanku, dan dari apa yang paling kucinta.
Semoga Aku selalu menjalankan muhasabah ini
Wallahu 'alam bi shawab

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates