Minggu, 24 September 2017

Niat mengais ilmu
Diluar jejeran bangku
Mengunjungi kawan baru
Sekufu
Penuh kebimbangan
Untuk kesekian
Merantau sendirian
Enggan dipersoalkan
Sampailah waktu mengagetkan
Masih dilanda ketakutan
Tiba masa penantian
Harus mengambil keputusan
Bergegas menengok awan
Meski mendung bergelayutan
Tetap diputuskan
Berpamitan
Menyapa rerumputan liar
Mendengus degup terbakar
Kaki melangkah gentar
Bergetar
Diangkut kepuasan
Sambil meninjau jalanan
Berharap ide tulisan
Bermunculan
Mungkin belum rejeki
Kepeningan menghampiri
Membuyarkan imajinasi
Berulangkali
Tiba dipersimpangan
Menyusuri denah kerisauan
Membual bersama kecanggihan
Diantarkan
Menemukan tempat tujuan
Tutup dituliskan
Hanyalah para karyawan
Persiapan
Menunggu dengan keluh
Menguping musik riuh
Memandangi layar lusuh
Terenyuh
Sekian lama menanti
Kepastian yang dikhianati
Ternyata terlalu santai
Tersakiti
Tapi tak mengapa
Perkumpulan manusia langka
Mengobati hati terluka
Tertawa
Hanya bertahan sebentar
Kembali hati gusar
Lupa jalan keluar
Kesasar
Sekelumit rasa bangga
Pudar dengan sendirinya
Beginilah manusia
Terlena
Syukur tidak sendirian
Penuh doa  pengharapan
Alternatif dalam bayangan
Beriklan
Menghiba bala bantuan
Berpura dirundung kemiskinan
Padahal hanya bualan
Pembohongan
Handai taulan dermawan
Menawarkan pertolongan
Diliput keseganan
Terselamatkan
Kata sayang terangkai
Agar tidak terlukai
Penuh ucapan puji
Terberkahi
Hikmah terus mendatangi
Kerisauan pemulung hati
Berharap selepas ini
Terampuni

1 komentar:

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates