Selasa, 04 Oktober 2016

Akhirnya keangkuhan  sudi melunak

Terpantik beribu getaran syahdu

Meski teramat susah

Tergantung masa-masa payah

Mengorek lubang nestapa

Mengangkat sebiji rindu

Menarik sepilin asa

Lalu melempar jauh setitik noda kebablasan

Pada masa itulah

Para fakir terkungkung penjara fatamorgana

Kelihatan indah memang
Namun terlalu jorok di dalamnya

Sang  punggawa terus  mengumbar nikmat

Sebelum Menebar jaring pencengkeram iman

Sang permaisuri  terus menyiram  tanaman busuk

Disertai pupuk penyubur dosa

Sedang sang pangeran menyaingi rumput kesholehan 

Raja keabadianlah yang mengutus mereka

Dengan iming-iming mahkota semu belaka

Beruntung pengelana segera datang

Gigih menyuarakan irama kehormatan

Untuk menampik semua lara yang menghujam

Melepaskan para fakir dari kebiadaban

Berbekal sebuah rebana keindahan

Yang terus ditabuh sepanjang hayat

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates