Rabu, 19 Oktober 2016


Indah   tanpa  mata

Manis   bukan  rasa

Halus   tak   teraba

Begitulah   silat     lidah

Panas matahari  ingin ditandingi

Sengat kalajengking hampir  tersaingi

Busuk comberan  kalah tanpa arti

Bagaimana tak terasa galau hati

Mondar-mandir  menebar bunga

Mempesona para penikmat setia

Tak sadar duri ikut serta

Menusuk si pemilik tahta

Meski dikata manusiawi

Apa salah mawas diri

Agar hidup terakhiri

Dengan keindahan  yang abadi

Sebab  penjaga pasti menyertai

Terus mencatat kebobrokan diri

Tunduk pada titah ilahi

Sang Maha berhak menghakimi









3 komentar

Terimakasih sudah berkunjung dan berkomentar. Semoga bermanfaat

J A Z I L U L A . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates